Halaman ini sudah dilihat oleh: 1149 orang,

nan Empat Generasi Layar

Untuk mengurangi beban pikiran
Bisa menjadi bahan renungan
Tontonan di layar membawa perubahan
4 generasi secara berurutan

Menyikapi perubahan Tehnologi Layar/Gambar

1. Generasi penikmat layar Bioskop ( lahir: sebelum th. 1966 )
2. Generasi pemirsa layar Televisi ( lahir; antara th. 67 - 78 )
3. Generasi pemakai Komputer statis/Desktop ( lahir; antara th. 79 - 2000 )
4. Generasi Telepon-gengam/mobile computer( lahir setelah tahun 2001 ).



1. Generasi penikmat layar Bioskop
- Lebih merasakan kehidupan yang bebas-merdeka
- Lebih suka bersilaturahmi secara langsung
- Semangat juang tinggi

Saat filem muncul pertama kali
Orang heran, gambar bergerak-gerak
Lalu timbul banyak reaksi
Menggambar makhluk agar ditolak

Tergantung niat si pembuat filem
Untuk hiburan atau propaganda
Meskipun muncul berbagai problem
Perilaku masyarakat tetap terjaga

Ibarat minuman juice Sop
Pelepas dahaga bagi yang haus
Kalau hendak ke gedung bioskop
Harus cukup uang-fulus

Karena kurang Ilmu Pengetahuan
Jarang membaca kitab al-Qur'an
Kadang terjadi salah pengertian
Tontonan dijadikan sumber tuntunan

2. Generasi pemirsa layar Televisi
- Ada yang mulai bersikap individualis
- bersenang-senang di tempat kerja
- Sumber kehidupan berubah dari ekonomi pabrik (industri, produksi, buruh) ke ekonomi service (jasa, pialang)

Adegan filem pindah ke Televisi
Rafats dibuat tema cerita
Masalah gosip sangat disukai
termasuk tontonan silat berlaga

Meskipun lambat atau pelan
Nasehat pak Haji atau Kiyai
Mulai ditinggalkan anak-kemenakan
Gosip dan laga sangat disukai

TV dijadikan alat propaganda
oleh Pejabat dan para Politisi
Setiap hari muncul di layar Kaca
Mengucapkan pidato, memberi indoktrinasi

3. Generasi pemakai Komputer statis/Desktop
- Lebih individualis saat mengemukakan pendapat dan kebiasaannya
- Senang mempublikasikan perasaan dan informasi tentang pribadinya
- Lebih suka berinteraksi antara sesama dengan komunikasi elektronik
- Menjadi dewasa dalam suasana globalisasi (informasi, komunikasi)
- Cepat frustrasi apabila arus informasi, komunikasi terlambat

Walau televisi belum punah
Lahir yang baru generasi ai (Y)
Lokasi tak lagi problem masalah
Dengan internet komunikasi dirangkai

Bukan rahasia ataupun Kode
Ada akronim sering disebut
Gaptek istilah ABG
Membuat kening sering berkerut

Ruangan sekolah tak lagi butuh
Murid boleh berdiam di rumah
Meskipun dekat atau jauh
Sumber ilmu tak jadi masalah

Kalau digulung seluas Kuku
Kalau dikembang seluas Alam
Walau sebesar biji Labu
Bumi dan Langit ada di dalam

Di sekolah atau madrasah pesantren
Manusia bersikap lebih praktis
Cara belajar di zaman modern
Layar menggantikan buku tulis

4. Generasi Telepon-gengam/mobile computer
- Lahir ketika dunia terhubung dalam interconnection networks, terbiasa menggunakan website, email, MP3 Players, Mobil Phone, Youtobe dsb.
- Tidak sabar, tergesa-gesa, ingin mendapat sesuatu serba instant. Kurang berambisi dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
- Ketergantungan kepada tehnologi sangat tinggi.
- Ketertarikan terhadap sesuatu objek rendah, memandang sesuatu biasanya hanya sepintas lalu.

Ada istilah Dunia Maya
Tak bisa diraba dengan tangan
Banyak ide tak menjadi nyata
Manusia hidup dalam angan-angan

Kini komunikasi Era Digital
Tuntunan dan Tontonan bebas merdeka
Tiada lagi Pengawas Moral
Kampung dan Kota sama saja

Karena iman mungkin berbeda
yang terjadi di mana mana
Dituntun moral kepercayaan beragama
Agama Anda, bukan keyakinan saya

Sebagai muslim menjadi Mukmin
Entah kaya atau miskin
Lakum dienukum waliyaDien
Wajib dikerjakan dengan yakin

Kalau Dunsanak setuju dengan pesan Tahu pada nan ini, tolong dilewakan

Kembali ke daftar judul     Kembali ke Halaman Utama

diunggah tg. 1 Desember 2012