Halaman ini sudah dilihat oleh: 1042 orang,

Tahu pada kewajiban terhadap jenazah

1. Memandikan
2. Mengkafani
3. Mensholati
4. Menguburkan


Mayat artinya mati atau tidak bisa bergerak sendiri.
Sedangkan jenazah artinya menutupi.
Secara keseluruhan jenazah artinya tubuh mayat yang ditutup.
Kewajiban orang hidup terhadap jenazah bersifat fardhu kifayah, artinya wajib dikerjakan oleh sebagian orang sehingga seluruh anggota masyarakat bebas dari kewajiban tersebut.

Adapun empat kewajiban orang hidup terhadap jenazah adalah :

1. Memandikan
Maksudnya untuk membersihkan/mensucikan tubuh mayat dari kotoran/najis, agar ia menghadap Tuhannya dalam keadaan bersih.
Untuk menutupi aib almarhum, hendaknya mayat dimandikan oleh orang-orang yang dapat dipercaya, terutama kaum kerabatnya.

2. Mengkafani
Maksudnya untuk menutupi badan/aurat mayat sebagai penghormatan kepada almarhum.
Kain penutup disunahkan yang berwarna putih.
Sekurang-kurangnya satu lapis.
Boleh juga yang berwarna, akan tetapi makruh hukumnya bila memakai kain yang mahal.

3. Mensholati
Maksudnya adalah untuk memohon ampunan dan syafaat bagi si mayat.
Sholat dilaksanakan dengan empat takbir, yang sebelumnya dimulai dengan niat mensholatkan mayat lillahitaala.
Sesudah takbir pertama, bacalah Al Fatihah.
Selanjutnya ucapkan takbir kedua dan membaca shalawat untuk Nabi Muhammad SAW.
Takbir ketiga, lalu dibaca doa: Allahummaghfirlahu/ha dst. Lalu takbir keempat dibaca doa: Allahumma laa tahrimna ajraahu/ha dst diakhiri dengan salam.

Sebaiknya sholat diimami oleh anak almarhum, sehingga do'a langsung dipanjatkan untuk orang tuanya !.

4. Menguburkan
Menanamkan mayat ke dalam lubang yang telah digali, dengan membaringkan mayat di atas rusuk sebelah kanan dan menghadap kiblat.
Tanah penutup agar lebih tinggi dari permukaan, sehingga diketahui adanya kuburan baru.

Tidak ada kewajiban untuk memberi tanda permanen di atas makam seseorang; bahkan satu lubang dapat diisi kembali setelah beberapa tahun.
Secara tradisional adat Minang Kabau, mensyaratkan suatu kaum harus memiliki kuburan khusus, sebagai bukti keberadaan adanya kaum tersebut.

Kalau Dunsanak setuju dengan pesan Tahu pada nan Empat ini, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar judul     Kembali ke Halaman Utama