Halaman ini sudah dilihat oleh: 2510 orang,

4 hal yg melekat pd pemimpin

Nan Empat hal, yang melekat pada pribadi pemimpin


1.Syarat kemampuannya
2.Macam tugasnya
3.Perlakuan atau sikap rakyat kepadanya
4.Cara memilihnya
Diibaratkan baju, kepemimpinan masyarakat dipakaikan (bukan memakai sendiri atau mengiklankan diri !).
Setiap orang boleh dan bisa dipakaikan baju, asalkan orang tersebut memenuhi empat syarat yaitu:

1. Syarat kemampuan seorang pemimpin ialah harus tahu di nan empat. Ini syarat mutlak

2. Tugas pemimpin diibaratkan sebagai pohon gadang di tengah padang

Uratnya tempat bersila
Batangnya tempat bersandar
Dahannya tempat berpegang
Daunnya tempat berlindung

Atau sebagai orang tua.

Hendak pergi tempat bertanya
Waktu pulang diberi berita atau
Ka pa-i tampak batanyo, Ka pulang tampek babarito

Semua kiasan ini merupakan gambaran betapa luas dan beratnya tanggung jawab seorang pemimpin, yang kelak akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah Swt.

3. Perlakuan atau sikap rakyat kepada pemimpin, menurut pantun yaitu :

Dahan kemuning biarlah patah
Asal mengkudu jangan punah
Pada lahir pemimpin yang disembah
Dalam batin rakyat memerintah

Menurut mamangan adat, ruang gerak pemimpin dibatasi:

Didahulukan selangkah. ditinggikan seranting.
Artinya, tak ada jurang pemisah yang lebar antara pemimpin dan yang dipimpin.

Mamangan lain menyebutkan :
Raja alim raja disembah, Raja zalim raja disanggah

4. Cara memilih pemimpin atau urang gadang, diibaratkan seperti menanam sebatang pohon, suburnya karena dipupuk, tegaknya karena diberi penunjang atau gadangnyo diambak, tingginyo dianjuang.
Apabila tidak dipupuk dan tidak ditopang maka pohon tersebut akan sama dengan pohon-pohon lainnya, tidak memiliki kekuatan apa-apa.
Gambaran pemimpin sebagai berikut :

Ujian pertama calon pemimpin
Dalam keluarga sanak famili
Bila lulus teruslah main
Kalau gagal, lubang digali

Kerja memimpin siap menderita
Bukannya lahan profesi spesialis
Jangan dimohon diminta-minta
Atau dijadikan ladang bisnis

Amanat rakyat yang dipegang
Dunia akhirat siap ditagih
Meski hanya sehalus benang
Jelaskan kemana ia dialih

Tiba di perut pantang dikempis
Kena di mata tak dipicingkan
Terhadap diri atau pengemis
Adil menimbang saat memutuskan

Amar ma'ruf nahi munkar
Tugas utama sang pemimpin
Meski kerja sangat sukar
Selalu berpikir kepala dingin

Falsafah hidup Indonesia tulen
Awak mendapat, orang tak kehilangan
Win Win Solution istilah manajemen
Selesaikan masalah, berjabat tangan

Kalau Dunsanak setuju dengan pesan Tahu pada nan Empat ini, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar judul     Kembali ke Halaman Utama