1. Manusia
2. Binatang
3. Tumbuh-tumbuhan
4. Mahluk gaib
Semua yang diciptakan Allah disebut makhluk; dengan kata lain maka selain Allah, yang ada, ialah makhlukNya.
Oleh sebab itu nilai bilangan makhluk tidak mungkin sama dengan nilai Allah nan Esa.
Makhluk tak mungkin esa sifatnya, karena diciptakan oleh Yang Esa.
Menurut logika bahasa yang dipakai manusia, makhluk diklasifikasikan menjadi dua (paham di nan Duo), yaitu makhluk bernyawa dan tidak bernyawa.
Selanjutnya istilah/pengertian/kata nyawa ini perlu penjelasan lebih lanjut.
Sedangkan untuk pemakaian bahasa manusia sehari-hari makhluk hidup bisa diklafikasi menjadi empat jenis saja:
Karena manusia makhluk mulia
Diberi kebebasan punya pilihan
Antara kafir atau setia
Pada ajaran petunjuk Tuhan
Disebut manusia yang termulia
Karena punya rasa dan periksa
Dikatakan pula khalifah dunia
Sebab memiliki budi bahasa
Nalar pikiran, binatang tak punya
Untuk manusia, hewan diciptakan
Manfaatkan flora fauna secukupnya
Plasma nuftah dijaga-dilestarikan
Tumbuhan hidup tidak bergerak
Aneka ragamnya dijaga betul
Mencabut menebang tak sekehendak
Itulah tuntutan nabi dan rasul
Keragaman makhluk wajib dijaga
Untuk diwariskan ke anak cucu
Biodiversitas istilah para sarjana
Agar dipelajari dari buku
Yang dinamakan makhluk gaib
Harus diyakini dan percaya saja
Jangan dikisahkan, dibuat ajaib
Atau dijadikan obyek kerja