Halaman ini sudah dilihat oleh: 1115 orang,

Empat periode masa manusia

Sadar di nan Empat priode yang dijalani manusia sebagai makhluk Allah

1. Mati pertama
2. Hidup pertama
3. Mati kedua
4. Hidup kedua


QS. 2:28: Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkanNya kembali.
Selain ayat tersebut di atas, ada beberapa ayat lainnya, diantaranya (QS. 3:27, QS. 6:95, QS. 10:31, dan QS. 30:19 yang menyebutkan bahwa Allah mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup.

Mati pertama, saat manusia berada dalam di alam ruh.
Al Qur'an 76:1: Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedangkan dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapt disebut?

Hidup pertama, saat manusia berada di dalam kandungan ibu, lalu dilanjutkan di dunia. Al Quran surat 39 ayat 6 : Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam 3 kegelapan. Yang berbuat demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan...
Selanjutnya tujuan hidup yang pertama ini, harus sesuai dengan tuntunan nan esa sang pencipta.

Mati kedua, inilah peristiwa mati yang dikenal dalam bahasa manusia selama ini.
Allah mencabut jiwa setiap orang pada saat kematiannya, dan membungkam jiwa orang yang belum mati pada waktu tidurnya.
Lalu ditahannya jiwa orang yang sudah ditetapkan kematiannya.... (QS 39:42)
Ketika itu manusia berada di alam barzakh atau alam penantian sampai datangnya hari kiamat.

Hidup kedua, dimulai pada waktu manusia dibangkitkan kembali di padang mahsyar untuk diadili, selanjutnya dimasukkan ke dalam surga atau neraka yang kekal dan abadi sebagai hasil perbuatannya di dunia.
Al Quran menyebutkan dalam surat Yasin ayat 51: Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya menuju kepada Tuhan mereka

Dari ayat-ayat tersebut di atas, maka kita sebagai orang Islam seharusnya memahami dengan benar dan tepat arti serta makna kata mati dan hidup.
Agar manusia bisa menghayati pengertian mati, maka Allah membuat simulasinya yaitu keadaan tidur.
Saat tidur, kadang-kadang kita bermimpi mengerikan misalnya dikejar-kejar oleh mahluk mengerikan, inilah simulasi siksa kubur di alam barzakh.

Jika orang tidur nyenyak semalam suntuk dan tiba-tiba terbangun di waktu subuh dengan kesadaran yang penuh, maka itulah simulasi kebangkitan di padang mahsyar kelak.
Tidur adalah mati yang pendek, dan mati adalah tidur yang panjang.

Wallahu a'lamu bis showwab.

Kalau Dunsanak setuju dengan pesan Tahu pada nan Empat ini, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar judul     Kembali ke Halaman Utama