Halaman ini sudah dilihat oleh: 1092 orang,

Empat pengenalan diri

Nan empat macam pengenalan diri

1. Orang pintar yang tahu diri
2. Orang pintar yang tak tahu diri
3. Orang bodoh yang tahu diri
4. Orang bodoh yang tak tahu diri

Quran Surat 78:16.
Dan Allah yang telah mengeluarkan kamu dari perut ibumu, kamu tiada mengetahui apa-apa, dan Allah telah menjadikan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati, supaya kamu mensyukurinya.

Kita lahir belum berakal, supaya tidak gelisah
Kita lahir dalam keadaan bodoh, belum memikirkan sesuatu

Dengan bertambahnya usia maka otak berangsur-angsur berfungsi, karena ada rangsangan dari luar.
Susunan otak sangat rumit.
Secara garis besar otak dibagi menjadi belahan kanan (untuk mengelola rasa) dan belahan kiri (untuk mengelola periksa) dan kedua belahan ini dihubungkan oleh corpus collusum. Bila ada bagian otak yang rusak maka terganggu pula rasa dan periksa.
Belajar di sekolah hakekatnya merupakan kegiatan untuk melatih dan merangsang otak menyimpan bit-bit informasi rasa dan periksa sehingga orang menjadi pintar.

Sunatullah ketetapan sang Kholik
Kerja usaha dengan ikhtiar
Hasil nyata dapat dipetik
Ada yang bodoh, banyak yang pintar

Ilmu utama harus dipelajari
Tahu di diri siang dan malam
Waktu duduk atau berdiri
Saat sehat maupun demam

Orang pintar yang tahu diri
Senang beramal dengan ilmu
Kepintaran, tak disimpan di lemari
Berbuat baik berpantang jemu

Orang pintar tak tahu diri
Tiada istilah merasa cukup
Tanpa tujuan dia mencari
Walau tak bermanfaat untuk hidup

Orang yang tahu merasa bodoh
Setiap saat ingin belajar
Kepada yang baik dia mencontoh
Ini sikap yang sangat benar

Orang yang tahu kepada diri
Dia kan dekat dengan Pencipta
Hidup tak perlu merasa ngeri
Kalau di hati tidak berdusta

Bila bodoh tidak terasa
Menganggap awak benar sendiri
Hal yang salah dikira biasa
Kepada yang lain selalu iri

Tidak paham makna takdir
Membentuk keluarga tanpa rencana
Masa depan tidak dipikir
Setiap saat datang bencana

Sifat lain tak tahu di diri
Urusan pribadi selalu maniak
Di seberang lautan terlihat tenggiri
Gajah di hadapan tidak tampak

Disebut juga bodoh jahiliyah
Senang meramal serta tenung
Belum beriman secara ilmiah
Akhirnya menyembah sebangsa patung

Kalau Dunsanak setuju dengan pesan Tahu pada nan Empat ini, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar judul     Kembali ke Halaman Utama