Halaman ini sudah dilihat oleh: 953 orang,

nan Empat sifat pembicaraan

Tahu di nan empat macam sifat bahan pembicaraan

1. Pembicaraan yang bersifat memanfaatkan
2. Pembicaraan yang bersifat memelaratkan
3. Pembicaraan yang bersifat memanfaatkan dan memelaratkan
4. Pembicaraan yang bersifat tidak memanfaatkan dan tidak pula memelaratkan

Pembicaraan yang bersifat memanfaatkan adalah perkataan-perkataan yang diucapkan oleh orang baik-baik, pidato, atau pendapat-pendapat, nasehat, pengajaran di sekolah dan disampaikan dalam majelis orang baik-baik.
Pembicaraan yang bersifat memelaratkan ialah perkataan-perkataan yang diucapkan oleh anggota majelis orang-orang jahat.
Pembicaraan yang bersifat memanfaatkan dan memelaratkan merupakan ucapan-ucapan para politisi yang ingin mencari pengikut sebanyak-banyaknya.
Kata-kata yang diucapkan mereka sangat tergantung dari tujuan yang hendak dicapai.
Pembicaraan yang bersifat tidak memanfaatkan dan tidak pula memelaratkan ialah perkataan anak-anak yang belum akil balig.

Mata telinga masing-masing dua
Mulut diberi Allah cuma satu
Tamsil hidup bagi yang takwa
Perbanyak melihat-mendengar dari menggerutu

Karena lidah tidak bertulang
Mungkin telinga, juga tuli
Bicaranya berat, timbangan kurang
Ketika berucap, tiada kendali

Tandanya jiwa telah matang
Berkata sepatah selalu dipikiri
Berjalan selangkah, lihat ke belakang
Kerja yang sesuai ukuran diri

Ibarat diintai harimau lapar
Ketenangan diri selalu terancam
Itulah perumpamaan mulut yang kasar
Banyak orang merasa geram

Kalau Dunsanak setuju dengan pesan Tahu pada nan Empat ini, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar judul     Kembali ke Halaman Utama