Halaman ini sudah dilihat oleh: 1344 orang,

nan Empat kebutuhan hidup

Tahu pada empat jenis kebutuhan hidup manusia

1. Kebutuhan fisik/biologis
2. Kebutuhan keamanan dan kesehatan
3. Kebutuhan sosial bermasyarakat
4. Kebutuhan diakui keberadaan/dihormati/tuah


Menurut falsafah Adat Alam Minang Kabau, kebutuhan manusia hidup digolongkan menjadi empat jenis.
Kebutuhan nomer 1 dan 2 (dari dasar segi tiga) sifatnya individual, sedangkan kebutuhan nomer 3 dan 4 muncul setelah manusia hidup bersama dengan orang lain atau bermasyarakat.

Ke tepi bergantang Padi
Ke tengah bertabur Urai
Mamak disembah Orang pula

Abraham Maslow, mengembangkan empat kebutuhan hidup manusia Minang ini menjadi lima, dengan tambahan satu lagi yaitu kebutuhan pengakuan oleh masyarakat.

Sistematika kebutuhan yang paling tepat
Dua menjaga diri, dua saat bersama
Itu namanya tahu nan Empat
Maslow* kembangkan menjadi lima

Selama jantung masih berdegup
Kebutuhan fisik harus dipenuhi
Pilihlah nan Empat cara hidup
Adat dunia wajib dipatuhi

Walau dicari sangat sukar
Harus tersedia setiap hari
Materinya disebut kebutuhan dasar
Bahan makanan anak istri

Agar di dunia tak asal hidup
Kondisi tubuh perlu sehat
Volume makanan haruslah cukup
Gizi yang sempurna ada empat

Bukannya salah nasib takdir
Kalau miskin tak punya uang
Karena belanja tidak memikir
Besar pasak dari tiang

Ibarat diri butuh perlindungan
Sebelum hujan, sediakan payung
Setelah cukup kebutuhan pangan
Janganlah hanya duduk bermenung

Inilah lawan sepanjang jaman
Terkadang banyak, sering sedikit
Membuat tubuh tidak aman
Ancaman musuh dan bahaya penyakit

Harus waspada setiap hari
Terhadap manusia yang berhati setan
Musuh tak boleh dicari-cari
Ketika bertemu pantang dielakkan

Karena di dunia ada pencuri
Perlu usaha saling membantu
Serta pertahanan bela diri
Dilengkapi permohonan kepada nan Satu

Ketika pergi hendak merantau
Anak dilatih membela diri
Silat Kumango dan silat Harimau
Keduanya penting untuk dipelajari

Cara memenuhi kebutuhan sosial
Banyak ditulis di buku nan Empat
Pantun dibaca lalu dihapal
Hakekatnya dipahami dengan cermat

Ketika hakekat masih bias
Mengejar kehormatan miliknya Allah
Mencari tuah, menabur emas
Mestinya ucapkan: kalimat Alhamdulillah

* Baca teori Abraham Maslow.

Kalau Dunsanak setuju dengan pesan Tahu pada nan ini, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar judul     Kembali ke Halaman Utama